Keyakinan saya terhadap PT.DFI semakin bertambah ketika sudah menjalaninya. Meskipun bisnis yang dijalani masih pada tahap awal (penghasilannya belum besar) akan tetapi kaitannya dengan dunia bisnis dapat segera diambil.
Salah satunya adalah komitmen PT. PFI menjadi perusahaan milik putra bangsa yang dibangun tanpa utang. Sering kali kita mempresentasikan hal ini tapi tidak mengerti tentang kedahsyatan prinsip tanpa hutang ini.
Untuk membangun bisnis ini saya belum menduplikasi Pak Febrian untuk menjalankan perusahaan tanpa hutang. Saya berhutang untuk membuka 27HU saya dan saya pun berhutang untuk menjadi Card Agency. Alhamdulillah untuk Hak Usaha sudah kembali modal bahkan surplus, sedang untuk modal CA masih dalam perjalanan menuju BEP.
Hal ini ternyata diduplikasi oleh member saya, kartu hak usaha untuk aktivasi, tiket success seminar, dan pulsa juga diutangkan pada member-member lainnya.
Apakah ini salah? tentu tidak hanya saja perlu kita pelajari dampaknya.
Dampak berhutang atau meminjamkan ternyata cukup mempengaruhi bisnis kita. Kebanyakan hutang berakhir pada sulitnya pembayaran (kredit macet). Jika pembayaran hutang tidak lancar maka hubungan kerja menjadi tidak enak. Padahal silaturahmi adalah yang utama, hubungan baik, dan nama baik adalah yang utama. Transaksi akan baik jika hubungan telah baik.
Coba survey kepada para mantan agen pulsa yang telah berhenti/bangkrut. Kebanyakan tantangan yang dihadapi adalah banyaknya piutang yang belum dibayarkan dari pelanggan sehingga arus kas berantakan dan akhirnya gulung tikar.
Sampai nanti kita semua menjadi bronze, silver, gold, dan platinum hindarilah perilaku berhutang. Tirulah Pak Febrian.
Jika kita berhutang untuk menunjukkan bahwa kita telah sukses (berhutang BMW, Mercy, dll) maka arus kas kita akan berantakan dan bisnis kita akan kurang berkah
Tenang, santai, dan optimis. Belilah tunai saat kita mempunyai dananya. Hidup akan tenang dan damai. Bisnispun akan lancar karena arus kas di kantong kita baik.
Saran kepada diri sendiri adalah terus lakukan bisnisnya dan perbaikilah arus kasnya.
Perhatikan pemasukan serta biaya untuk menjalankan bisnisnya. Bangun terus asetnya dan jangan terburu-buru berprilaku konsumtif.
Pilih mana yang lebih menggiurkan saat anda telah sukses menjalankan bisnis???
1. Mempunyai Deposito/investasi syariah di Bank senilai 1Milyar (hasil bonus mingguan) dengan mobil avanza dari super reward DBS.
2. Mempunyai mobil BMW terbaru yang akhirnya lunas (setelah mencicil dari bonus mingguan) ditambah tabungan yang masih kecil jumlahnya.
Semua terserah kita yang menjalankannya. Mau pilih No.1 atau No.2
Bertindak cerdas mulai dari merintis usaha, jika sudah salah, perbaikilah.
Tiada kata Gagal yang ada hanya Sukses dan Belajar, Jika sudah Belajar maka saya sudah Sukses.
Ide Hari Ini : DUPLIKASILAH PAK FEB, BISNIS BAGUS = BISNIS TANPA HUTANG
Go Ex Crown!